You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Tenri Pakkua
Desa Tenri Pakkua

Kec. Lappariaja, Kab. Bone, Provinsi Sulawesi Selatan

MEMASUKI MINGGU PERTAMA BULAN FEBRUARI PEMERINTAH DESA MENGAJAK SELURUH MASYARAKAT UNTUK TERUS BERPARTISIPASI AKTIF DALAM PEMBANGUNAN DAN KEGIATAN DESA -

Tiga Masjid, Satu Kemenangan: Kisah Haru Idul Fitri di Tenri Pakkua

Administrator 21 Maret 2026 Dibaca 53 Kali
Tiga Masjid, Satu Kemenangan: Kisah Haru Idul Fitri di Tenri Pakkua

Takbir Menggema, Air Mata Haru Mengiringi Idul Fitri di Desa Tenri Pakkua

Tenri Pakkua – Fajar Idul Fitri 1447 H di Desa Tenri Pakkua hadir dengan nuansa yang begitu menyentuh. Kumandang takbir yang menggema sejak dini hari seolah menyelimuti seluruh penjuru desa, membawa rasa haru, syukur, dan kebahagiaan setelah sebulan penuh menahan lapar, dahaga, dan hawa nafsu.

Ribuan langkah warga perlahan mengarah ke tiga masjid yang menjadi pusat pelaksanaan salat Id, yakni Masjid Nurul Yaqin di Dusun Mabbatue, Masjid Nurussalihin di Dusun Ulaweng, dan Masjid Tawakkul di Dusun Padang Lampe. Dengan pakaian terbaik, senyum yang hangat, dan hati yang bersih, masyarakat datang membawa satu tujuan: kembali suci dan mempererat tali persaudaraan.

Suasana khusyuk terasa begitu kuat saat salat Idul Fitri dilaksanakan secara serentak. Tak sedikit jamaah yang menitikkan air mata saat khutbah disampaikan—mengingat dosa, memohon ampun, dan mensyukuri kesempatan untuk kembali bertemu dengan hari kemenangan.

Momen sakral itu semakin bermakna dengan dibacakannya sambutan Bupati Bone di masing-masing masjid. Di Masjid Nurul Yaqin, sambutan tersebut dibacakan oleh Mahmud, Kepala Dusun Mabbatue, dengan penuh penghayatan. Di Masjid Nurussalihin, suara Rudding selaku Kasi Kesra terdengar tegas namun sarat pesan kebersamaan. Sementara di Masjid Tawakkul, Dusun Padang Lampe, Jumardi selaku Kasi Pemerintahan menyampaikan sambutan dengan penuh wibawa, menyentuh hati para jamaah yang hadir.

Kehadiran Kepala Desa Tenri Pakkua di Masjid Tawakkul semakin menambah kekhidmatan suasana. Dalam pesannya, ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Idul Fitri bukan sekadar perayaan, tetapi sebagai titik awal memperbaiki diri dan memperkuat persatuan.

“Di hari yang suci ini, mari kita saling membuka pintu maaf, melupakan perbedaan, dan kembali sebagai saudara,” ucapnya dengan penuh harap.

Usai salat, pemandangan mengharukan pun tak terelakkan. Warga saling berpelukan, berjabat tangan, dan mengucapkan maaf dengan mata yang berkaca-kaca. Anak-anak berlarian penuh kegembiraan, sementara orang tua larut dalam suasana penuh kenangan dan kehangatan.

Di setiap sudut desa, Idul Fitri bukan hanya dirayakan—tetapi dirasakan. Ia hidup dalam pelukan, dalam senyum, dalam doa, dan dalam air mata yang jatuh sebagai tanda keikhlasan.

Hari itu, Desa Tenri Pakkua tidak hanya merayakan kemenangan, tetapi juga memperkuat kembali makna kebersamaan, cinta, dan kemanusiaan yang sesungguhnya. ADMINDESA

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2026 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp 288.222.446,00 Rp 800.477.984,00
36.01%
Belanja
Rp 133.589.002,00 Rp 804.690.000,00
16.6%
Pembiayaan
Rp 0,00 Rp -4.212.016,00
0%

APBDes 2026 Pendapatan

Dana Desa
Rp 202.620.000,00 Rp 337.700.000,00
60%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp 0,00 Rp 70.430.000,00
0%
Alokasi Dana Desa
Rp 85.436.103,00 Rp 391.693.000,00
21.81%
Bunga Bank
Rp 166.343,00 Rp 654.984,00
25.4%

APBDes 2026 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa
Rp 77.339.002,00 Rp 470.751.000,00
16.43%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
Rp 38.250.000,00 Rp 275.569.000,00
13.88%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa
Rp 0,00 Rp 4.370.000,00
0%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa
Rp 18.000.000,00 Rp 54.000.000,00
33.33%